Laman

Rabu, 31 Agustus 2011

HELL-O !

Oitt!!
Long time no typing for this blog
And I miss yaa so much guys! ♥

How's your life?

all okay?
I hope its always accompany your life :)
joyful,cheerful and meaningful :)


Oret (Baca : allright) guys... kangen banget banget bangeeeet ya nulis blog itu,padahal di draft blog ini banyak banget loh cerita-cerita ataupun puisi-puisi serta karangan-karangan yang udah lama banget mau diposting.

Tapi karena waktu yang sangat sangat ga bersahabat jadi i can't post it :/

Well,apa ya topik kita pertama kali?

Mau ngomongin tentang kehidupan,ilmu,pengalaman atau segala sesuatu yang "freakfreaky"?


Awkeeey kita ngomongin tentang pengalamanku kemarin-kemarin mulai dari nge-MOS sampai masuk sekolah.

Whuaaaaaaa guys waktu itu berjalan cepet banget ya,teori bahwa waktu itu mempunyai energi kinetik yang tak terduga (menurut saya) mungkin adalah kebenaran yang sama sekali ga bisa dirasa!
Look at me guys! I'm almost 16 years old.. i never feel i almost reach 'that-age'
Dan...,entah kenapa 15 tahun itu kayaknya cukup sanggup untukmengungkapkan semua interpretasi ataupun fikiran-fikiran yang selama ini selalu melekat dalam fikiran.
Sesuatu atau apapun itu yang rasanya membahana tak terkendali dibalik sebuah senyuman keraguanku atas semua mimpi-mimpiku.. salah satu sumber semangatku untuk menjalani hidup.



Anyway,bahas aja dulu ya tentang saat pertama kali masuk sekolah (kembali) setelah liburan yang hm cukup membosankan. tapi yaa cukup menyenangkan.. (dasar plin-plan)


Seperti sebuah pepatah berkata jika kita tidak mendapatkan pelajaran di setiap harinya maka kita adalah orang yang rugi,dan itu tujuanku di kelas 2 ini. Yup: Memanfaatkan waktu dan kesempatan sebaik mungkin.
Aku masuk kembali sebagai "Nadya" yang sekarang dikenal sebagai "Nadya kelas 11 IPA 1" bukan lagi sebagai "Nadya 10 IPA 1" bukan angka sepuluh lagi yang ada setelah namaku. Lalu,panggilan "de nadya" atau "de" rasanya akan makin jarang kudengar dibanding sebelum aku menginjak kelas sebelas ini,karena kakak-kakak kelas tiga sudah lulus dan keberadaan mereka diganti dengan adik-adik kelasku yang memanggilku "Ka Nadya".
Tak mudah menjadi seseorang yang dipanggil "Ka",karena itu artinya aku harus bersikap sebagai "kakak" dalam setiap sikap ataupun kelakuan yang aku lakukan,bukan tanpa alasan. Lebih umumnya agar para adik kelas lebih menghargai,dan cakupan khususnya mungin untuk menjaga prestise (tertawa).
Masuk sekolah di hari pertama untuk melaksanakan MOS dan berangkat dari rumah dengan menggunakan almamater OSIS,organisasi tempatku bernaung di sekolah. Tempat aku berbagi interpretasi,tempat yang sangat membantuku mengenali diriku sebenarnya dan membantuku mencapai dan menemukan jati diriku. Atau pula yang kurasa adalah tempatku yang secara sadar-atau-tidak melampiaskan segala emosi yang tak terkendali (re:masa muda,masa yang berapi-api) bukan hanya marah tapi apalah itu aku tak mengerti secara detail.Aku bukan seorang kritisi yang baik.
Aku rindu dengan OSISku,dengan teman-teman se-organisasi dan yang paling penting rindu dengan segala tugas yang ada di OSIS,walaupun aku terkadang sadar dan termanyun lalu tersenyum bahwa aku bukanlah OSIS yang baik,ada saja yang malas untuk dilakukan... (tertawa malu).
Hari pertama,kedua,ketiga dan akhirnya hari keempat MOS kulalui dengan biasa saja,santai dan tetap konsisten untuk datang jam setengah tujuh yang artinya aku harus berangkar dari rumah jam 5 pagi. Entah apa yang membawaku serajin itu,tapi aku merasa walaupun aku capek dan kadang rasanya tubuh ini sudah lelah menahan kantuk tapi aku selalu semangat saja datang ke sekolah,uhm bukan semangat datang ke sekolah tapi lebih karena ingin melaksanakan kewajibanku saja sebagai OSIS yang kurasa belum baik.

Apalagi ya?
Mungkin di kelas 11 ini aku akan lebih membawa diri kepada ilmu pengetahuan yang rasanya semakin sulit untuk dimengerti,sejalan dengan fikiranku yang begitu pula (curhat).
Tapi yang lebih penting adalah membawa "diriku" kepada sikap dan akhlak yang lebih baik lagi untuk menghadapi lingkungan dan perubahan kontras pada diriku agar tetap konsisten pada tujuan hidupku. Agar,walaupun tergoyah namun tak akan pernah hancur bersama dengan penyesalan yang siap menghampiri dan tertawa di atas penderitaanku kapanpun.
Tapi,semua bergantung lagi kepada usaha,doa dan pastinya ridho Sang Khalik,aku sangat bergantung pada-Nya.Amieeen
Hari-hari kemarin terasa begitu cepat,sampai sekarang sudah lebaran kedua saja.. memang segalanya terasa begitu kilat..


Waktu tak mampu berkata apapun dan diriku hanya terdiam kaku membisu melihat segala perubahan yang telah terjadi bahkan tanpa pernah kusadarikarena tak ada satupun yang mampu mengungkapkan proses perubahan itu.
Bahkan kata yang terucap pun tak mampu terangkai dengan simfoni yang selaras. Hm,susah memang.
Aku hanya berfikir bagaimana semuanya telah berubah namun aku belum 'menyiapkan' apapun sejalan dengan semua perubahan yang telah dan akan terjadi?
Bisa dibilang aku dan fikiranku yang terlarut pada sesuatu yang ternyata tak mungkin dan aku penting telah merampas waktuku yang berharga kemarin,sungguh mungkin begitu adanya..